You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Utamakan Bangun MRT Ketimbang LRT
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Pembangunan MRT Tetap Jadi Prioritas

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah trase untuk Light Rail Transit (LRT). Ini dilakukan agar proyek LRT tidak mengganggu pembangunan Mass Rapit Transit (MRT).

Trase MRT nggak berubah. LRT yang ngalah. Kereta cepat dan MRT yang diutamakan

"Trase MRT nggak berubah, LRT yang ngalah. Kereta cepat dan MRT yang diutamakan," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/1).

Menurut Basuki, keterlambatan pembangunan MRT hingga 28 tahun, membuat adanya tumpang tindih trase. Setidaknya ada sembilan stasiun yang saling bersinggungan pada kedua moda transportasi berbasis rel tersebut. Sebab, LRT dibangun bertujuan menjadi feeder untuk MRT.

Groundbreaking Proyek LRT Dilakukan Juli

"Waktu membuat trase LRT itu mereka menganggap, MRT kan terlambat, jadi duluan. Tapi nggak bisa dong, MRT kan mau angkut orang dari Balaraja-Cikarang. Jadi sebenernya idealnya bangun MRT dulu," katanya.

Sehingga, lanjut Basuki, trase untuk LRT harus dibuat ulang. Agar tidak lagi tumpang tindih antara keduanya. Rencananya, trase untuk LRT akan diperpendek.

"Ini masalah MRT telat saja. Nah kalau terlambat, ngalah saja trase digambar ulang berarti, nanti LRT sampai di Pulomas saja, tapi kan pendek," tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1115 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1031 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1030 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye999 personFakhrizal Fakhri